Sunday, March 20, 2016

Pengaruh Jejaring Sosial Terhadap Prilaku Remaja

Di kalangan remaja seperti kita, tentu sudah punya jejaring sosial. Mungkin saja ada yang sudah mengetahu dampak negative dan dampak positifnya atau yang belum tahu sama sekali ?
Berikut ini adalah definisi jejaring sosial :

Jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang dijalin dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dll. 

Dan arti remaja sendiri adalah 
Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.
Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 11 tahun sampai 21 tahun.


   
Macam- macam jejaring sosial :







 
Kalian semua pasti tahu dan punya jejaring media sosial seperti gambar diatas.

Apa pendapat kalian tentang jejaring media sosial ?

Menurut saya , saya juga sebagai pengguna media sosial, media sosial ini cukup menguntungkan karena dapat mendapatkan informasi lebih mudah ari dalam maupun luar negri, dan juga dapat menambah teman dari media sosial tersebut. Dan penggunakan media sosial ini tergantung dari penggunanya , apakah dia menggunakan media sosial dengan benar atau menyalahgunakan media sosial sebagai tempat untuk melakukan hal-hal yang tidak baik.


Media sosial juga sangat bermanfaat bagi remaja saat ini , termasuk saya , karena saya telah membukausaha online shop di instagram , dan memang lumayan laku penjualanannya , kalian juga dapat memulai bisnis kecil-kecilan online shop ya.. lumayan lah untuk menambah uang jajan wkwk...
selain untuk berjualan, media sosial juga dapat memberi tahu kita sebuah informasi yang sedang terjadi di dalam maupun luar negri, dan kita juga dapat berteman dengan orang dari luar kota maupun dari luar negri.


Dampak Negative Media Sosial


• Munculnya tindak kejahatan, Banyak juga orang yang menggunakan media sosial sebagai alat untuk melakukan kejahatan seperti contohnya penculikan dan penipuan
• Mengganggu hubungan antar pasangan, Media sosial juga dapat memicu kecemburuan antar pasangan jika memang pasangan itu berhubungan yang tidak wajar dengan orang lain
• Menimbulkan sifat candu, Media sosial juga dapat menimbulkan candu yang dapat mengakibatkan sifat penggunanya menjadi autis atau lebih menutup diri pada kehidupan sekitar.

Upaya mengatasi bahaya Jejaring Sosial

1. Luangkan waktu dengan anak saat belajar komputer dan internet
Meluangkan waktu lebih banyak bersama anak bisa dengan belajar bersama lebih dalam tentang komputer dan internet. Baik orangtua maupun anak harus tahu dan bisa mengoperasikan situs jejaring sosial, forum diskusi, keamanan transaksi belanja, cara chatting, cara mengetahui situs baik dan situs buruk, mencari dan memutar video di YouTube, dan cara mencari gambar dan video via Google.
2. Berikan pemahaman mengenai manfaat dan bahaya internet
Setelah mempelajari caranya, tambahkan pemahaman pada anak tentang manfaat dan bahaya internet. Orangtua harus memiliki pengetahuan lebih luas, dan mendiskusikannya dengan anak. Beritahu juga soal karakteristik predator online, dan berbagai kasus terungkapnya predator online di berbagai negara.
3. Ingatkan anak tentang konsep “orang asing”
Ingatkan pada anak agar tidak percaya begitu saja pada orang yang baru dikenalnya. Tekankan kepada anak agar tidak memberikan informasi pribadi, seperti email dan nomor telepon.
4. Kenalkan etiket bergaul dengan teman “online”
Memperluas pergaulan sah saja, apalagi anak-anak kini sudah semakin terbuka dengan teknologi internet. Namun perlu diajarkan kepada anak agar memperhatikan batasan pergaulannya. Jangan izinkan anak-anak bertemu langsung dengan teman baru yang dikenal lewat chatting.
5. Hindari anak mengakses internet di kamar pribadi
Meski fasilitas di rumah lengkap, komputer dan ponsel sudah terkoneksi dengan internet, pastikan ada batasan. Jangan biarkan anak-anak mengakses internet di kamar pribadinya. Letakkan komputer di ruang keluarga atau di ruangan orangtua agar mudah dilihat dan dikontrol.
6. Kenalkan aktivitas kreatif lainnya dengan internet
Arahkan anak untuk melakukan aktivitas kreatif dan positif dengan media internet. Kenalkan juga tentang banyaknya kesempatan berprestasi atau mendapatkan hadiah dari kegiatan kreatif di internet, misalkan kompetisi menulis. Untuk itu kenalkan lebih dahulu kegiatan menulis di internet, misalnya dengan mengisi blog pribadi.



Kesimpulannya adalah kita sebagai remaja harus berhati-hati dan harus cermat dalam menggunakan jejaring sosial, karena banyak kejahatan media sosial dapat mengenai kita. Kita juga harus paham definisi jejaring sosial dan dampak negative maupun positif dari media sosial tersebut.

Sebaiknya kita sebagai remaja indonesia yang cerdas kita harus mengambil sisi positif dari media sosial dan menggunakannya seperlunya dan tidak merugikan orang lain.


REFRENSI :
https://hendiyansyah123.wordpress.com/2013/11/12/cara-mengatasi-dampak-negatif-jejaring-sosial/












No comments:

Post a Comment